Puisi dan Patah Hati

Patah hati itu sungguh hal yang bangsat sekali. Ia membuat bantal basah oleh air mata, ulu hati berdenyut karena tak satupun makanan masuk, tangan gemetar dan mata perih karena menahan tangis, dan perasaan gamang tak tahu berbuat apa.

Yang lebih bangsat dari patah hati adalah puisi tentang cinta, pengharapan, dan penantian. Puisi tentang patah hati yang dibaca saat sedang patah hati membuat hati yang sedang patah tak usai berdarah-darah.

Aan Mansyur adalah  si tertuduh yang membuat hati yang patah semakin berdarah-darah memerahkan genangan kolam kenangan. Dua buku kumpulan puisinya, “Tidak ada New York Hari Ini” dan “Melihat Api Bekerja” kubeli tanpa berpikir panjang.

Keputusan yang sungguh mak idih sekali, karena tepat ketika aku membuka puisi pertama di buku “Tidak ada New York Hari Ini” air mataku tumpah. Begitu juga di puisi berikutnya, dan berikutnya, dan berikutnya.

Aku melantunkan setiap kata dalam barisan-barisan yang menyayat hati itu. Rupanya hati yang sudah hancur lebur remuk redam berserakan di lantai ini masih bisa lebih hancur lagi. Rupanya tubuhku curang, aku masih bisa menangis.

Suaraku serak, dadaku sakit, tapi aku paksakan. Mungkin aku sedikit masochist. Rasa sakit menumbuhkan kesadaran bahwa aku tidak penting baginya.

Buku kumpulan puisi berikutnya, “Melihat Api Bekerja” tidak sebangsat sebelumnya. Barangkali karena topiknya yang lebih umum. Barangkali karena tak banyak puisi yang menyerakkan pecahan-pecahan hati ini. Barangkali karena sebenarnya aku tidak bisa memaknai puisi. Mohon maklum, aku terlalu serius dan harfiah.

Hari ini aku bisa memaknai puisi. Seadanya. Besok mungkin puisi kembali menjelma menjadi aliran kata-kata yang tidak mengalir di dalam benakku.

Barangkali, perlu patah hati untuk bisa memaknai puisi?

 

Advertisements

One thought on “Puisi dan Patah Hati

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s