Jatuh ke Penjara di Lembah Terkutuk

Terapi berbulan-bulan hancur lebur dalam waktu sepuluh hari karena harus berhadapan dengan sumber trauma secara intensif. Bila biasanya bisa menghindar, kemarin terpaksa menahan diri dan mengalihkan pikiran agar tak terpicu.

Sayangnya, tetap saja terpicu.

Dan akhirnya kembali jatuh ke lembah terdasar, semakin jatuh dan jatuh. Mulai mempertanyakan kembali tujuan hidup, keinginan, target, cita-cita, dan harapan. Sayangnya di lembah terkutuk nan laknat itu, tak ditemukan apa pun selain kekosongan.

Hampa.

Bagaikan terseret ke dalam penjara yang keempat dindingnya terbuat dari besi baja. Ruangan gelap hanya bercelah kecil saja agar sedikit cahaya bisa masuk. Cahaya bangsat yang mengejek untuk diraih, tapi dengan apa? Bagaimana memanjat untuk meraihnya? Lebih baik tergeletak di lantai, berdiam diri. Tidur…tidur…dan tidur.

Karena tidak ada apa-apa. Gelap. Kosong. Suram. Dingin. Bangun hanya membuat tulang kaku kedinginan. Bangun hanya membuat bosan memandang kegelapan. Bangun hanya membuat sedih karena ketiadaan. Lebih baik tidur. Dalam tidur ada kehangatan. Cokelat panas, sofa empuk. gulai kambing, sate paru, boneka yang bueeesar, nyanyian, senyuman, dan pelukan yang sangat hangat. Dalam tidur tak ada tanya, sesal, maupun air mata.

Lebih baik tidur.

Sesekali mata terbuka melihat kilau cahaya kurang ajar yang mencemooh. Bangsat Keparat! Jangan cuma mencemooh, Setan! Kalau tak bisa menolong, enyahlah sana. Lalu mata tertutup kembali dan cokelat panas, boneka besar, serta pelukan hadir menghangatkan. Sudahlah, tak ada harapan. Biarlah tinggal dalam gelap, toh tak pernah ada jalan keluar. Biarlah tidur selamanya, toh tak bisa membuat diri terjaga.

Mari berhitung berapa tusuk sate paru yang bisa dihabiskan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s